Jika Kamu Melakukan Hal ini, Berati Kamu Terlalu Pasif Menemukan Cinta

Related image

Sah-sah saja kalau kamu mengaku hepi dengan kesendirian. Masalah selesai sampai di sini. Tetapi kalau kamu sering mengeluh karena tak ada pasangan yang mendampingi, saatnya introspeksi. Mungkin bukan belum ada lawan jenis yang mampir dan menawarkan hati, tetapi kamu yang kelewat malas untuk berusaha.

Sering dipuji cantik/ganteng, tetapi nggak ada yang PDKT

Kata orang-orang kamu cakep, baik, pintar pula. Tetapi kok, masih jomblo? Bahkan Cinderella yang paling cantik dan berhati malaikat senegeri dongeng pun tetap harus dandan dan pergi ke pesta agar bisa bertemu prince charming. Segalanya perlu usaha.

Terlalu malas buat membalas chat

Kalau sejak awal kamu memang sudah tertarik dan yakin tidak akan pernah tertarik, sah-sah saja untuk menunjukkan keengganan sejak awal. Lebih baik lagi kalau terus terang sejak awal. Tetapi kalau kemungkinannya masih 50-50, ya jangan segitu jual mahal, dong.

Terlalu malu untuk berinisiatif

Lelaki atau perempuan, sekarang sudah bukan zamannya lagi pasif. Sikap pasif tidak akan membawamu ke mana-mana, baik dalam karir maupun urusan asmara.

Jaim karena khawatir dinilai negatif

Kadang-kadang ada saja lawan jenis yang membuatmu merasa cocok dan setelah serangkaian interaksi, akhirnya kalian punya kesempatan untuk ngobrol langsung. Tetapi kamu memilih untuk lebih banyak diam alias jaim. Tahu-tahu obrolan di telepon atau pertemuan makan siang tak berlanjut ke janjian kedua.

Tak perlu jaim untuk memberikan kesan yang baik. Lawan jenis pun ingin interaksi yang hidup dan kesempatan untuk mengenalmu. Apalagi kalau sikap jaim membuat kamu lebih banyak diam. Bisa jadi disalahartikan sebagai kurangnya ketertarikan.

Merasa semua lawan jenis yang dijumpai dangkal

Kamu menginginkan obrolan yang dalam, bukan sekadar basa-basi. Kamu juga menginginkan interaksi yang hidup serta berkesan, tetapi hal itu tidak bisa kamu dapatkan dari para pria/wanita yang kamu temui.

Enggan merasa ditolak

Ketakutan seperti ini menjadi masalah bagi sebagian besar individu introvert. Keengganan ditolak membuat seseorang ragu untuk melontarkan ajakan jalan, menunjukkan ketertarikan secara terbuka, atau menanyakan kejelasan status.

Leave a Reply