Inilah Hal Mengerikan yang dilakukan Para Ilmuwan pada Mayat Manusia

Image result for hal yang di lakukan para ilmuwan pada mayat manusia

Bahwa hal-hal yang dilakukan oleh para ilmuwan ini cukup aneh dan terkadang menakutkan. Bayangkan saja, mayat orang yang kita kasihi harus diolah menjadi ‘sesuatu’ yang berbeda. Berikut Ini adalah hal yang mengerikan yang di lakukan para ilmuwan pada mayat manusia.

1. Pupuk tanaman/pohon

Sebuah perusahaan bernama Bios Urns menawarkan guci biodegradable di tahun 2011 lalu. Mereka menawarkan sebuah benih tanaman atau pohon lengkap dengan pupuk yang terbuat dari mayat manusia. Tak berselang lama, tanaman yang Anda tanam dan dipupuk dengan pupuk mayat akan tumbuh menjadi pohon.

2. Berlian

Meskipun terdengar tidak mungkin, namun ini benar-benar dapat terwujud. Sebuah perusahaan di Amerika terbukti mampu mengubah mayat menjadi berlian. Mereka berangkat dari asumsi bahwa manusia mengandung sejumlah karbon yang sangat besar. Dan hal itu dapat menghasilkan lebih dari 50 berlian dari satu tubuh orang.

3. Sabun

Ini terdengar menyeramkan dan apa yang membuat sebuah perusahaan di luar sana membuat benda seperti ini? Ya, mereka memproduksi sabun yang terbuat dari mayat manusia. Sabun tersebut diproduksi dengan mencampur lemak manusia dengan beberapa bahan kimia.

4. Digunakan untuk mengekstrak logam

‘Crematorium recycling’ dimulai di Inggris pada tahun 2004. Yang mana logam tersebut diambil dari mayat manusia dan digunakan karena berbagai alasan. Mulai dari lampu jalan hingga mesin pesawat terbang. Bayangkan saja, logam-logam tersebut berasal dari mayat yang diolah sedemikian rupa.

5. Makanan burung liar

Di Tibet, ada tradisi unik. Yang mana jika ada orang meninggal maka mayatnya akan dipotong-potong dan dicampur dengan tepung terigu serta mentega.

Campuran itu ternyata diumpankan ke burung liar di pegunungan. Burung pemakan bangkai sangat menyukai campuran aneh ini.

6. Uji kecelakaan mobil

Tidak ada yang menyangkal bahwa setiap mobil baru selalu melalui uji kecelakaan yang dilakukan oleh pihak produsen untuk mengetahui seberapa besar efek kecelakaan yang dialami oleh penumpang jika terjadi apes.

Nah, karena tidak mungkin menggunakan orang yang masih hidup, sejumlah produsen otomotif pernah menggunakan mayat orang untuk melakukan test ini. Meskipun saat ini sudah jarang sekali dilakukan, namun beberapa tahun lalu hal ini masih banyak dipraktikkan.

Leave a Reply