Google Luncurkan Datally, Aplikasi Penghemat Kuota Internet

Related image

Setelah YouTube Go yang ramah kuota, Google kembali meluncurkan aplikasi dengan fungsi serupa untuk pengguna di Indonesia.

Aplikasi Android tersebut adalah Datally yang bisa membantu pengguna ponsel mengontrol dan menghemat kuota internet. Datally bekerja dengan mematikan aplikasi yang memakai kuota internet di belakang sistem (background).

Seperti diketahui, sebagian besar aplikasi di Android selalu aktif secara diam-diam. Aplikasi tersebut selain menyedot kuota juga disinyalir turut menyumbang borosnya baterai smartphone.

Sejumlah aplikasi secara otomatis diblokir begitu Datally dipasang di smartphone. Namun, pengguna masih dapat mengatur aplikasi yang dianggap penting dan boleh selalu menggunakan kuota internet. Aplikasi yang biasanya wajib selalu terhubung dengan internet adalah aplikasi pesan instan dan media sosial.

Related image

Pengguna yang telah menguji aplikasi ini mengatakan bahwa Datally dapat menghemat kuota internet di ponsel hingga 30 persen.

Aplikasi Datally dibuat Google setelah melakukan riset terhadap pengguna ponsel di Indonesia. Hasil riset menunjukkan pengguna ponsel di Indonesia banyak yang khawatir paket kuota internetnya cepat habis.

Google juga mendapati, pengguna ponsel di Indonesia tidak memahami untuk apa saja kuota mereka digunakan. Mereka juga disebut mengalami kesulitan mengontrol penggunaan kuota pada aplikasi yang disukai.

Selain bisa menghemat kuota, Datally mempunyai fitur pencarian jaringan Wi-Fi. Dengan menggunakan Datally, pengguna bisa melihat jaringan Wi-Fi yang berada di dekatnya.

Namun, Datally tidak menyediakan kunci pembuka WiFi. Untuk mengakses internet di WiFi terdekat, pengguna tentu saja harus memiliki atau mengetahui password-nya.

Fitur ini nantinya berfungsi mirip Waze, sebab pengguna dapat memberikan penilaian mengenai kualitas jaringan Wi-Fi di suatu tempat dan membantu pengguna lain mendapatkan jaringan yang lebih baik.

Aplikasi Datally sudah bisa diunduh di Google Play Store secara global, termasuk Indonesia. Untuk menggunakannya diperlukan ponsel Android dengan minimal OS versi 5.0 (Lollipop).

Leave a Reply