Benarkah Luka yang Gatal Tandanya Mau Sembuh?

Gatal pada saat proses penyembuhan luka merupakan suatu yang normal dan biasa terjadi. Pada umumnya, gatal pada kasus ini akan mereda dengan sendirinya. Kalau gatalnya tidak kunjung hilang sendiri, Anda bisa jadi mengalami luka keloid atau luka hipertrofik.

Biasanya rasa gatal pada bekas luka terjadi akibat rangsangan fisik, rangsangan kimia, dan juga regenerasi atau proses perbaikan saraf.

Rangsangan kimia yang menyebabkan gatal pada luka mungkin disebabkan oleh histamin. Histamin banyak terdapat pada luka keloid dan luka hipertrofik dan hal ini terjadi beriringan dengan pembentukan jaringan kolagen baru.

Di sisi lain, regenerasi saraf terjadi pada semua proses penyembuhan luka. Pada saat regenerasi saraf ini, terdapat serat saraf yang memiliki selubung myelin tipis dan serat saraf C yang tidak memiliki selubung. Jumlah keduanya tidak seimbang sehingga dapat meningkatkan rasa gatal. Semua faktor di atas inilah yang berkontribusi dalam menimbulkan rasa gatal pada luka saat penyembuhan.

Beberapa terapi yang dapat diberikan untuk mengurangi rasa gatal adalah pelembab, obat antiradang seperti kortikosteroid topikal yang dapat langsung dioles ke area gatal, interferon, asam retinoid topikal, dan gel silikon dalam bentuk lembaran atau krim.

Leave a Reply